SATUAN ACARA PENYULUHAN
Bidang Study : Ilmu Keperawatan Anak
Topik : Perawatan
DHF
Sub topik : Perawatan DHF
Sasaran : Orang tua klien (anak)
Tempat : Ruang
Menular Anak RSUD Dr. Soetomo Surabaya
Hari/Tanggal : Kamis
11 Juli 2002
Waktu : 1
x 40 menit
I.
TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM
Setelah diberikan penyuluhan selama
30 menit tentang penyakit DHF dan perawatan anak DHF selama di rumahsakit
maupun di rumah, Orang tua klien (anak) mengerti mengenai penyakit DHF dan
dapat mengetahui cara perawatan yang perlu diberikan kepada anak yang menderita
DHF baik selama di rumahsakit maupun di rumah.
II.
TUJUAN
INSTRUKSIONAL KHUSUS
Setelah diberikan penyuluhan selama 30 menit tentang penyakit DHF
dan perawatan anak DHF selama di rumahsakit maupun di rumah, diharapkan Orang
tua klien (anak) mengerti:
1.
Menjelaskan
pengertian DHF
2.
Menjelaskan
penyebab DHF
3.
Menjelaskan
tanda dan gejala DHF
4.
Menjelaskan
cara penularan
5.
Menjelaskan
cara perawatan pada anak DHF di rumah sebelum di bawa ke rumah sakit
6.
Menjelaskan
kapan anak harus di bawa ke rumah sakit
7.
Menjelaskan
cara pencegahan DHF di rumah
III.
MATERI
1.
Pengertian
DHF
2.
Penyebab
DHF
3.
Tanda
dan gejala DHF
4.
Cara
penularan
5.
Cara
perawatan pada anak DHF di rumah sebelum di bawa ke rumah sakit
6.
Kapan
anak harus di bawa ke rumah sakit
7.
Cara
penanggulangan/pencegahan DHF di rumah
IV.
METODE
1.
Ceramah
2.
Tanya Jawab
V.
MEDIA
1.
Flip Chart
2.
Leaflet DHF
VI.
KEGIATAN
PENYULUHAN
|
No.
|
FASE
|
KEGIATAN PENYULUH
|
KEGIATAN PESERTA
|
WAKTU
|
|
1.
|
Pra Interaksi
|
·
Menyiapkan
Satuan Acara Penyuluhan & bahan untuk leaflet.
·
Menentukan
kontrak waktu & materi dengan Orang tua klien (anak) satu hari
sebelum penyuluhan dilakukan
|
|
3 menit
|
|
2.
|
Kerja
|
·
Membuka
kegiatan dengan mengucapkan salam.
·
Memperkenalkan
diri
·
Menjelaskan
tujuan dari penyuluhan
·
Menyebutkan
materi yang akan diberikan.
·
Menggali
pengetahuan Orang tua klien (anak) mengenai penyakit DHF.
·
Menjelaskan
tentang pengertian DHF
·
Memberi
kesempatan kepada Orang tua klien (anak) untuk mengajukan pertanyaan kemudian
didiskusikan bersama & menjawab pertanyaan.
·
Memberikan
leaflet DHF.
|
·
Menjawab
salam
·
Mendengarkan
·
Memperhatikan
·
Memperhatikan
·
Memperhatikan
·
Memperhatikan
·
Bertanya
dan menjawab pertanyaan yang diajukan.
·
Memperhatikan
|
1 menit
1 menit
1 menit
1 menit
1 menit
10 menit
10 menit
|
|
3.
|
Evaluasi :
|
·
Menanyakan
kepada peserta tentang materi yang telah diberikan, dan reinforcement kepada Orang
tua klien (anak) yang dapat menjawab pertanyaan.
|
·
Menjawab
pertanyaan
|
10 menit
|
|
4.
|
Terminasi :
|
·
Mengakhiri
pertemuan & mengucapkan terimakasih atas partisipasi Orang tua
klien (anak).
·
Mengucapkan
salam penutup
|
·
Mendengarkan
·
Menjawab
salam
|
2 menit
|
VII.
KRITERIA
EVALUASI
1.
Evaluasi
Struktur
·
Kesiapan
materi
·
Kesiapan
SAP
·
Kesiapan
media : chart, brosur
·
Peserta
hadir ditempat penyuluhan
·
Penyelenggaraan
penyuluhan dilaksanakan di Ruang Menular Anak RSUD Dr. Soetomo Surabaya
·
Pengorganisasian
penyelenggaraan penyuluhan dilakukan sebelumnya
2.
Evaluasi
Proses
·
Fase
dimulai sesuai dengan waktu yang direncanakan.
·
Peserta
antusias terhadap materi penyuluhan
·
Peserta
mengajukan pertanyaan dan menjawab pertanyaan secara benar
·
Suasana
penyuluhan tertib
·
Tidak
ada peserta yang meninggalkan tempat penyuluhan
·
Jumlah
hadir dalam penyuluhan minimal 10 orang ibu.
3.
Evaluasi
Hasil
Orang tua klien (anak) dapat :
1.
Menjelaskan
pengertian DHF
2.
Menjelaskan
penyebab DHF
3.
Menjelaskan
tanda dan gejala DHF
4.
Menjelaskan
cara penularan
5.
Menjelaskan
cara perawatan pada anak DHF di rumah sebelum di bawa ke rumah sakit
6.
Menjelaskan
kapan anak harus di bawa ke rumah sakit
7.
Menjelaskan
cara pencegahan DHF di rumah
VIII.
PENGORGANISASIAN
Pembawa Acara :
Pembicara :
Fasilitator :
Observer :
IX.
DAFTAR
PUSTAKA
Departemen Kesehatan RI kerjasama dengan WHO dan
UNICEF, Buku Bagan Manajemen Terpadu
Balita Sakit (MTBS) Indonesia., Jakarta, 1998.
Markum, A.H., Buku Ajar Ilmu Kesehatan Anak Jilid 1,
Balai Penerbit FKUI, Jakarta, 1991
Sacharin, Rosa M., Prinsip Keperawatan Pediatrik Edisi 2, EGC, Jakarta, 1994
Tidak ada komentar:
Posting Komentar